Tampilkan postingan dengan label Kesehatan.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan.. Tampilkan semua postingan

[SNSD Movement] Oktober 2012 | Kenapa Wanita Tidak Boleh Donor Darah Saat Haid?

Diposting oleh 100quarantee on Rabu, 10 Oktober 2012



Artikel ini ada jawaban bagi sebagian wanita yang mempunyai jiwa sosial yang tinggi untuk menolong sesama umat manusia dengan cara Donor Darah.

Namun untuk donor darah sendiri khusus wanita ada aturan tersendiri, yaitu tidak boleh donor darah saat Haid. Kenapa?

Karena menurut riset ada 2 Hal penyebab dilarangnya wanita melakukan donor darah saat Haid, yaitu :

Pertama, kadar zat besi darah perempuan yang menstruasi sudah sudah rendah bahkan sebelum donor.Saat menyumbangkan 250–atau 350 cc–darah plus 30 cc untuk penapisan(screening) lab setidaknya menambah potensi kehilangan 204-299 mg atau 9-13 persen cadangan zat besi darah.Akibatnya menambah risiko anemia kurangzat besi (bagi pendonor).

Kedua, kualitas (zat besi) darah yang didonorkan saat pendonor sedang haid tentu dibawah standar PMI. Kasihanresipien tidak mendapat manfaat optimal transfusi darah; alih-alih menaikkan kadar oksigen justru kelimpahan beban darah.

So, jikalau ingin melakukan donor darah coba diatur scedulenya dulu ya.

Terima kasih dan Salam Hangat .

tanggapan lain :


Sebenarnya boleh nggak donor darah waktu menstruasi? sangat di anjurkan buat nggak donor si darah dulu soalnya tuh…

liat aja pembahasanku dibawah ini.,-note ini di copas dari blog lain dengan sedikit editan sesuai kebutuhan bahan tulisan note ini-. then, please enjoy it

setiap bulan wanita mengalami menstruasi. Pada awal menstruasi, sebagian besar wanita mengalami pendarahan yang banyak. Hal ini menyebabkan kadar hemoglobin (Hb) dalam sel darah merah turun secara fisiologis.

Sel darah merah (Red Blood Cell) merupakan komponen darah yang terbanyak dalam satu mililiter darah. Setiap orang memiliki jutaan bahkan miliaran sel darah merah dalam tubuhnya. Hemoglobin terbentuk dari 5% heme (zat besi yang mengandung pigmen warna merah) dan 95% globin (protein). Menurut fungsinya, hemoglobin merupakan media transport oksigen dari paru-paru ke jaringan tubuh. Oksigen merupakan bagian terpenting dari metabolisme tubuh untuk menghasilkan energi. Hemoglobin juga berfungsi membawa karbondioksida hasil metabolisme dari jaringan tubuh ke paru paru untuk selanjutnya dikeluarkan saat bernafas. Apabila tubuh kekurangan zat besi akan menyebabkan anemia yang biasa disebut dengan anemia defisiensi besi.

Penyakit Anemia merupakan salah satu penyakit yang mengakibatkan kepala menjadi pusing karena darah tidak normal. Anemia merupakan kosakata bahasa Yunani yang memiliki arti tanpa darah. Anemia adalah keadaan dimana jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada dibawah normal sehingga darah tidak dapat mengangkut oksigen dalam jumlah sesuai yang diperlukan tubuh. Gejala-gejala yang disebabkan oleh pasokan oksigen yang tidak mencukupi kebutuhan ini, dapat menyebabkan kelelahan, kelemahan, kurang tenaga dan kepala terasa melayang. Jika anemia bertambah berat, bisa menyebabkan stroke atau serangan jantung. Anemia dapat diketahui dengan menggunakan perhitungan kadar sel darah merah.

Pada perhitungan kadar sel darah merah, akan dinilai jumlah dan ukuran dari sel darah merah. Bentuk sel darah merah pun akan dievaluasi di bawah mikroskop karena segala informasi mulai dari jumlah, ukuran dan bentuk dari sel darah merah akan berguna dalam mendiagnosis penyakit anemia. Pemeriksaan ini juga dapat digunakan untuk mengetahui jenis anemia yang diderita beserta kemungkinan penyebabnya. Nilai hematokrit merupakan cara yang paling sering digunakan untuk menentukan apakah jumlah sel darah merah terlalu tinggi, terlalu rendah atau normal. Hematokrit sejatinya merupakan ukuran yang menentukan seberapa banyak jumlah sel darah merah dalam satu mililiter darah atau dengan kata lain perbandingan antara sel darah merah dengan komponen darah yang lain. Cara menghitung nilai hematokrit dengan mengambil sampel darah pada jari tangan atau diambil langsung pada vena yang terletak pada lengan menggunakan jarum suntik dan dimasukkan dalam tabung sentrifugasi. Setelah itu, sel darah merah yang terdapat dalam sampel diendapkan dengan cara memutarnya menggunakan alat sentrifugal yang dipasang dengan kecepatan tertentu tiap satuan menit. Endapan yang terbentuk kemudian di presentasekan dengan jumlah keseluruhan dari darah yang terdapat dalam tabung, nilai inilah yang dinamakan nilai hematokrit. Semakin rendah kadar zat besi dalam dara semakin rendah kadar hemoglobin maka sel darh merah pun akan randah demikian pula dengan nilai hematokritnya sehingga transportasi oksigen akan terganggu dan jaringan tubuh orang yang anemia akan mengalami kekurangan oksigen guna menghasilkan energi.

Oleh karena wanita yang sedang menstruasi mengalami penurunan jumlah hemoglobin pada darah (biasa disebut anemia), dia tidak diperbolehkan untuk melakukan transfusi darah. Apalagi bila kadar hemoglobin dalam darah turun sampai di bawah 8 mg/dL. Wanita yang sedang menstruasi dan tetap mendonorkan darahnya dikhawatirkan akan lemas, pingsan bahkan meninggal.

nah sekarang udah tau kan alasannya apaan? sebenarnya sih boleh juga buat donor sarah tapi resikonya tu gede lah istilah singkatnya tuh lebih banyak jeleknya dari pada sisi positifnya. maav kalo ada tulisan yang salah. mohon kriik n saran.na ya

youtube | kaskus | kompasiana | detik | okezone | SNSD Movement

Baca Selengkapnya »»» [SNSD Movement] Oktober 2012 | Kenapa Wanita Tidak Boleh Donor Darah Saat Haid?

[SNSDMovement] September 2012 | Rhesus Memakan Korban Lima Orang di Aceh

Diposting oleh 100quarantee on Senin, 10 September 2012



Kasus Rhesus tidak bisa lagi dianggap enteng ataupun remeh terjadi di Aceh. Butuh penanganan yang lebih cepat untuk mengantisipasi jatuhnya banyak korban dikemudian hari. Ditambah lagi banyaknya masyarakat tidak mengetahui menyangkut dengan Rhesusnya masing-masing. Hal ini akan berakibat fatal terhadap keselamatan jiwanya, khususnya pada wanita saat melahirkan.

Pasalnya, kurun waktu antara Agustus sampai dengan September 2012, di Aceh telah jatuh korban meninggal dunia sebanyak 5 orang akibat dari Rhesus Min (Rh-). Ini juga merupakan angka yang fastastis terjadi di Aceh saat ini. Bila ini terus dibiarkan tanpa ada yang melakukan sosialisasi menyangkut dengan Rh- itu, besar kemungkinan dimasa yang akan datang terus bertambah.

Menurut penjelasan dari dr.Natalina Christanto yang merupakan Fasilitator Kesehatan di IMPACT dan juga Konsultan Penyakit Malaria di Lembaga Mae Fah Luang Foundation, kasus meninggalnya pasen Rh- akibat dari minimnya kesadaran dari masyarakat memerikasa darahnya pada dokter. Akibatnya, saat melahirkan bagi yang memiliki Rh-, bila terjadi pendarahan dan membutuhkan transfusi darah. Maka untuk mencari darah yang cocok atau sesuai dengan Rh- sangat langka. Sehingga pasen kekurangan darah, tentunya bila di dalam tubuh manusia terjadi kekurangan darah, semua organ tubuh akan membeku, fungsi jantung akan terganggu demikian juga dengan ginjal.

Dengan terjadi keterlambatan mendapatkan darah Rh- tersebut. Ini menyebabkan kegagalan fungsi berbagai organ. Sehingga akan memperberat penyakitnya dan sekaligus terjadi kegagalan berbagai organ tubuh manusia.

"Ada seorang Ibu yang meninggal karena pendarahan setelah melahirkan, kalau cepat ditangani dengan segera dilakukan transfusi darah, ini tidak akan terjadi. Namun yang terjadi, darah ibu tersebut Rh-, sangat langka ketersediaannya, maka ibu tersebut meninggal,"ungkap dr.Natalina Christanto pada The Globe Journal.

Oleh karenanya, akan lebih baik bagi yang ingin melangsungkan pernikahan untuk terlebih dahulu mengenal Rh masing-masing. Dengan demikian, jelas Natalina, saat terjadi kehamilan bisa diantisipasi sejak dini. Karena menyangkut Rh- ini bisa diantisipasi agar terhindar dari sesuatu yang berakibat fatal terhadap nyawa wanita yang melahirkan. Karena bila sudah diketahui sejak dini bahwa wanita tersebut Rh-, maka saat hamil nanti perlu waspada dan harus dilakukan pemeriksaan rutin pada dokter kandungan.

Ia mencontohkan bila saat kehamilan pertama dan diketahui bayi memiliki Rh+, maka ibu harus disuntik Imonoglobulin anti RhD. Kemudian, saat bersalin siapkan jauh hari darah Rh- untuk antisipasi kemungkinan terburuk, misalkan terjadi pendarahan setelah melahirkan.

"Kemudian wanita tersebut bisa hamil lagi dikemudian hari dengan resiko-resiko sudah dapat diminimalisir,"ketusnya.

Jadi, kembali Natalina jelaskan, andai saja kita tidak mengenal Rh sejak awal. Maka kemungkinan yang terjadi pada wanita Rh- kemudian adalah resiko keguguran berulang kali atau bahkan bisa terjadi kematian bayi dalam kandungan. Oleh karenanya disarankan untuk disuntik sebagaimana dijelaskan diatas agar terbentuk antibodi anti Rh- untuk mencegah yang terburuk.

Kemudian resiko lainnya, bayi akan lahir kuning, bilirubin bisa jadi sangat tinggi, akibat dari penghancuran anti Rh darah bayi oleh anti bodi anti Rh dari darah ibu. Tentunya cara penanganannya dengan menggantikan semua darah bayi untuk menyelamatkan nyawanya (Exchange Transfusi).

"Bila semua ini tidak diantisipasi sejak dini,nyawa Ibu melahirkan dan juga bayi yang dikandung menjadi taruhan,"kata Natalina.

Oleh karenanya, harapan dari Natalina yang konsen mengkampanyekan dan melakukan sosialisasi menyangkut Rhesus dan penyakit malaria. Untuk memeriksa secara dini ke Laboratorium atau segera datangi Puskesmas terdekat untuk memeriksanya. Apa lagi di Aceh sudah ada Jaminan Kesehatan Aceh (JKA), tentunya melakukan pemeriksaan tidak dipungut biaya.

Bagi yang ingin menikah jelas Natalina, alangkah baiknya melakukan konseling pranikah apabila pasangannya mempunyai Rh-. Kemudian, dengan demikian dimasa yang akan datang segala sesuatu bisa diminimalisir segala macam resiko terburuk.

Selama ini dari pengalaman Natalina yang hidupnya melalangbuana dalam dunia kesehatan. Ada banyak kisah yang sangat mengharukan terjadi ditengah-tengah masyarakat akibat dari minimnya pengetahuan tentang Rh- tersebut. Kisah yang sangat menyedihkan adalah ketika seorang wanita Rh-, kemudian terpaksa harus rela divonis tidak bisa hamil kembali karena Rhesusnya.

Masih menurut penjelasan dari Natalina, Rhesus merupakan sistem penggolongan darah. Sama seperti misalnya golongan A, B, AB dan O. Sedangkan Rhesus itu ada dua macam, yaitu Positif dan Negatif. Bila ingin mengetahui apakah Rhesus negative atau Positif, maka segera berkonsultasi pada dokter.

theglobejournal | kaskus | kompas | detik | okezone | SNSD Movement
Baca Selengkapnya »»» [SNSDMovement] September 2012 | Rhesus Memakan Korban Lima Orang di Aceh

[SNSD Movement] Agustus 2012 | PMI Antisipasi Kurang Darah

Diposting oleh 100quarantee on Rabu, 08 Agustus 2012


Untuk mengatasi kebutuhan darah pada bulan puasa, Palang Merah Indonesia menggiatkan kegiatan donor darah dengan menggalang berbagai instansi dan komunitas.

Bagi komunitas non-Muslim, kegiatan donor darah dilakukan di gereja, wihara, dan sekolah. Untuk komunitas Muslim, kegiatan dilakukan di masjid pada sore hingga malam hari agar masyarakat dapat mendonorkan darah seusai shalat tarawih.

Hal itu dikemukakan Direktur Unit Donor Darah Pusat PMI Yuyun Soedarmono, Selasa (24/7), di Jakarta. PMI juga meluncurkan 105 mobil donor darah keliling di seluruh Indonesia.

Data donasi di seluruh Indonesia menunjukkan, setiap bulan puasa terjadi penurunan stok darah di PMI sebesar 50-60 persen. Tahun lalu, stok darah turun dari 182.594 kantong darah per bulan menjadi 100.427 kantong darah selama puasa. ”Kelangkaan darah biasanya pada minggu terakhir bulan puasa. Penyebabnya, donor banyak yang mudik atau bepergian,” kata Yuyun.

Kebutuhan darah di rumah sakit turun. Sebab, selama bulan puasa, kegiatan operasi yang tidak mendesak ditunda.

Selama satu tahun, kebutuhan darah di Indonesia mencapai 4,8 juta kantong darah. Dari jumlah itu, PMI hanya mampu memenuhi 3 juta kantong per tahun.

Farid Husain, Pengurus Bidang Kesehatan Donor Darah Rumah Sakit PMI, mengatakan, PMI berupaya memenuhi kebutuhan darah dengan menambah gerai unit donor darah (UDD) di pusat perbelanjaan dan kampus. Gerai UDD berada di mal Senayan City, Pusat Grosir Tanah Abang, dan Universitas Trisakti (Jakarta), Mal Metropolitan (Bekasi), mal Tunjungan Plaza (Surabaya), serta mal Mari Plaza dan Universitas Hasanuddin (Makassar).

Sejak menjalankan program gerai dan mobil UDD, jumlah donor meningkat dari 1,3 persen menjadi 8 persen penduduk per tahun. (IND)

kaskus | kompas | detik | okezone | SNSD Movement
Baca Selengkapnya »»» [SNSD Movement] Agustus 2012 | PMI Antisipasi Kurang Darah

[SNSD Movement] Agustus 2012 | Donor Darah Dilakukan Malam Hari

Diposting oleh 100quarantee


Selama Ramadhan, Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia Gresik, Jawa Timur, membuka donor darah pada malam hari. Donor darah malam hari dibuka mulai 27 Juli nanti.

Kepala Unit Donor Darah PMI Gresik Jufrita Endryana, Rabu (18/7/2012), menyatakan, donor darah malam hari digelar di bunderan Gresik Kota Baru dan Alun-alun Gresik.

Di bunderan GKB dibuka tenda, di alun-alun dioperasikan bus donor yang dilengkapi empat tempat tidur untuk melayani pendonor. "Tahun lalu kami per hari bisa menerima 30 sampai 50 kantong darah. Sebanyak 50 persen pendonor baru," kata Jufrita.

Ketua PMI Gresik M Najib menambahkan, jumlah darah di Unit Transfusi Darah Gresik saat ini mencapai 1.400 kantong darah. Dengan tambahan darah saat donor darah selama puasa diharapkan persediaan darah mencukupi untuk kebutuhan saat Lebaran Idul Fitri.

Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim meminta pengurus PMI Gresik 2012-2017 juga mendata dan mensurvei kekeringan yang melanda 13 kecamatan di Gresik. Hasil pendataan diserahkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah Gresik.

"Ini untuk antisipasi bencana, agar kekeringan tidak terlalu berdampak pada kehidupan masyarakat," ujar Qosim.

 kaskus | kompas | detik | okezone | SNSD Movement


Baca Selengkapnya »»» [SNSD Movement] Agustus 2012 | Donor Darah Dilakukan Malam Hari

[SNSD Movement] Agustus 2012 | Bulan Ramadan PMI Buka GDD di Tempat Umum

Diposting oleh 100quarantee



KUDUS, suaramerdeka.com - Agar stok darah tetap mencukupi di saat bulan Ramadan, PMI Kudus telah mengatur strategi dengan membuka pelayanan donor darah di berbagai tempat umum. Ini dimaksudkan agar mudah untuk menjaring para pendonor.

Direktur PMI Kudus, dr Anna Thesia saat ditemui kemarin menjelaskan meskipun membuka gerai donor darah (GDD) di tempat umum, namun waktunya dilakukan sore hari saat menjelang berbuka, maupun selepas tarawih. "Dengan demikian masyarakat tetap bisa menyumbangkan darahnya dengan aman," katanya.

Mengenai tempat-tempat umum tersebut, pihaknya menjelaskan saat ini pihaknya sudah membuat sejumlah surat edaran perihal permohonan ijin untuk membuka gerai donor darah. "Seperti mal, kemudian area publik terbuka seperti Alun-alun Simpang Tujuh, kemudian kami juga meminta ijin kepada pengurus gereja-gereja untuk melakukan donor ditempat tersebut," jelasnya.

Ditanya soal stok kebutuhan darah, ia menjelaskan saat ini masih relatif mencukupi, meskipun demikian tetap terus dilakukan penyetokan kebutuhan darah agar tidak kosong. "Mengenai jumlahnya yaitu untuk golongan darah A 87 kantong, B  130 kantong, AB 98 kantong, dan O 131 kantong," terangnya.

Disisnggung apakah selama puasa mendonorkan darah tidak mengakibatkan lemahnya fungsi-fungsi tubuh, ia menjelasakan ada beberapa tips sehat berdonor darah selama berpuasa. Saat sahur dianjurkan untuk mengkonsumsi air lebih banyak dari hari-hari biasa dan makan yang cukup gizinya.

"Berdonor darah saat bulan puasa yang terbaik adalah saat pukul 17.00. Jangan khawatir kekurangan darah, sebab saat kita berdonor darah hanya mengambil kurang dari 13 persen darah dari tubuh kita," paparnya.

Selanjutnya selama bulan puasa PMI Kudus mengoptimalkan mobil - mobil unit donor darah untuk beroperasi pada sore hingga malam hari dengan mengunjungi pusat-pusat keramaian. "Setidaknya kami targetkan 50 kantong darah setiap harinya, dan kami akan mulai pada hari Sabtu (28/7) sore. Sebab saat ini masih masa penyesuaian bulan puasa," tandasnya.
( Ruli Aditio / CN34 / JBSM ) 

suara merdeka | kaskus | kompas | detik | okezone | SNSD Movement
Baca Selengkapnya »»» [SNSD Movement] Agustus 2012 | Bulan Ramadan PMI Buka GDD di Tempat Umum

[SNSD Movement] Agustus 2012 | Puasa Bukan Halangan untuk Donor Darah

Diposting oleh 100quarantee


Selama bulan puasa, ada keengganan para pendonor darah untuk mendonorkan darahnya. Padahal, kebutuhan darah selama bulan puasa cenderung tetap atau meningkat.  Hal ini dikarenakan adanya mitos bahwa orang berpuasa tidak boleh mendonorkan darah.

“Yang menjadi masalah adalah adanya mitos yang salah di masyarakat bahwa orang yang sedang berpuasa tidak boleh melakukan donor darah. Padahal, justru pendonor yang berpuasa lebih sehat daripada yang tidak berpuasa,” ujar Ari Fahrial Syam, dokter spesialis penyakit dalam, dalam kegiatan donor darah di FKUI, Jakarta, Jumat (4/8).  

Namun, ia menyarankan agar orang yang akan mendonorkan darahnya memilih timing yang tepat, yaitu sebelum dan sesudah berbuka.

Ari mengungkapkan, pada dasarnya kebutuhan darah di Indonesia sangat kurang. Terlebih selama bulan puasa orang enggan mendonorkan darah. Padahal, ketika bulan puasa ada kecenderungan orang mengalami pendarahan hebat, baik karena penggunaan obat maupun kecelakaan, bagi mereka yang menjalankan mudik.  

Permasalahannya adalah kekurangan darah hanya dapat diganti dengan pemberian pasokan darah. Obat-obatan hanya mampu merangsang pembentukan darah, dan membutuhkan waktu cukup lama. Pada kondisi mendesak, pasien membutuhkan pasokan darah.

Karena itu, Ari mengajak agar setiap orang untuk mendonorkan darahnya. Menurutnya, donor darah memberikan manfaat yang baik bagi fisik dan psikologis pendonor.

Donor darah, bermanfaat untuk mengatur kadar zat besi (Fe) di dalam tubuh. Bila terlalu banyak menumpuk di dalam tubuh, justru akan berakibat mengganggu kinerja jantung.

“Selain itu, melalui donor akan dilakukan proses skrining, untuk mengecek tekanan darah. Dan mengecek apakah ada penyakit di dalam darah, seperti HIV atau Hepatitis B,” ujar Ari.

Setiap pendonor harus memiliki persayaratan memiliki tekanan darah sayng ideal, yaitu tekanan darah sistolik 160-110, diastolik 70-100, tidak dalam kondsisi demam 45 kg.  

“Selain itu, darah akan dibentuk selama 120 hari, ketika dikeluarkan, tubuh akan membentuk darah baru,” ujar Ari. [WS]

gatra | kaskus | kompas | detik | okezone | SNSD Movement
Baca Selengkapnya »»» [SNSD Movement] Agustus 2012 | Puasa Bukan Halangan untuk Donor Darah

[SNSD Movement] Agustus 2012 | Donor Darah di Bulan Puasa? Siapa Takut!

Diposting oleh 100quarantee on Selasa, 07 Agustus 2012



Jakarta, Saat bulan puasa seperti sekarang ini masih banyak orang yang percaya mitos donor darah dapat memperlemah atau memperburuk tubuh. Padahal ada banyak keuntungan yang bisa didapat si pendonor darah jika ia menyumbangkan darahnya. Apa saja itu?

"Ada mitos di tengah masyarakat kalau puasa nggak boleh donor darah, nah ini yang musti diluruskan. Kita ingin buktikan bahwa sebenarnya orang yang puasa itu lebih sehat jika ia mendonorkan darahnya," ujar Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH(K) dalam acara Symphony 2012: Sympathy through Blood Donation on Friday di FKUI, Salemba, Jakarta, seperti ditulis Senin (6/8/2012).

Dr Ari menuturkan hal pertama yang penting adalah timingnya, tidak boleh dilakukan sehabis sahur dan dianjurkan dilakukan sekitar jam 5 sore atau setelah selesai berbuka puasa. Hal lainnya adalah banyak minum air putih, jus buah dan sayuran setelah melakukan donor darah.

Selain itu, Dr Ari menjelaskan ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan seseorang jika ia mendonorkan darahnya untuk orang lain, seperti:

1. Membantu turunkan berat badan
Dengan melakukan donor darah maka sekitar 450 cc darahnya akan diambil dan terjadi proses pembakaran kalori sebanyak 600 kalori. Kondisi ini tentu saja akan berdampak pada penurunan berat badan.

"Donor darah bisa menurunkan berat badan sekitar setengah kilogram. Orang yang rutin donor darah biasanya berat badannya akan terkontrol dengan baik," ujar Dr Ari yang juga Staf divisi Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSUPNCM.

2. Darah menjadi lebih sehat
Di dalam tubuh darah akan terus dibentuk setiap 120 hari atau sekitar 4 bulan. Jika ada sebagian darah yang dikeluarkan melalui donor darah maka tubuh akan bereaksi membentuk darah baru yang tentu lebih sehat dibanding dengan darah yang sebelumnya ada di tubuh.

3. Mencegah terjadinya penumpukan zat besi di dalam tubuh
Zat besi yang terlalu lama berada di dalam tubuh akan membuat jumlahnya semakin meningkat atau tinggi, sehingga bisa berpengaruh buruk pada proses kelainan jantung. Tapi jika ia berdonor darah maka zat besi berlebih ini akan dikeluarkan oleh tubuh dan kadarnya jadi terkontrol dengan baik.

"Kalau tidak didonorkan, zat besi ini akan dikeluarkan melalui feses tapi jumlahnya terbatas. Belum lagi kita konsumsi protein tinggi dan sayuran yang ada unsur besi. Jadi sebaiknya dikeluarkan agar tidak menumpuk. Terutama masalah bisa timbul pada laki-laki dan perempuan menopause, karena kalau perempuan muda ia dikeluarkan tiap bulan melalui menstruasi," ungkapnya.

4. Bisa skrining kesehatan gratis
Manfaatnya jika mendonorkan darah bisa mendapatkan skrining kesehatan gratis seperti tekanan darah, berat badan, kadar hemoglobin (Hb) dan yang terpenting bisa mengetahui apakah mengandung HIV serta hepatitis B atau tidak.

"Kalau memang ternyata mengandung virus HIV atau hepatitis B kita akan disurati oleh PMI bahwa tidak bisa donor darah karena mengandung virus. Jadi ia dapat skrining gratis," imbuh dokter yang merupakan Ketua Bidang Advokasi Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia.

5. Secara psikologis mentalnya jadi lebih baik
Orang yang berikan darahnya pada orang lain akan merasa bahwa ia sudah berbagi pada orang lain, maka secara psikologis mentalnya juga akan lebih baik karena bisa menolong orang lain dan ini tidak bisa dinilai harganya.

"Orang yang kurang darah akan merasa hidup kembali saat menerima darah, jika dia merasa seperti itu maka pendonor akan merasa bersyukur ia sudah berbagi dengan orang lain," ujar Dr Ari.

"Silahkan donor darah dan nggak perlu takut. Yang penting tetap sahur, banyak minum, konsumsi sayur dan buah serta tidur yang cukup dan jangan begadang," tutupnya.

kaskus | kompas | detik | okezone | SNSD Movement
Baca Selengkapnya »»» [SNSD Movement] Agustus 2012 | Donor Darah di Bulan Puasa? Siapa Takut!

[SNSD Movement] Agustus 2012 | Manfaat Donor Darah Saat Puasa Bagi Tubuh

Diposting oleh 100quarantee



Saat menjalankan puasa, orang takut kondisi tubuhnya menjadi sangat lemah dan tak mampu melanjutkan kewajiban berpuasa. Karenanya, banyak orang menghindari aktivitas fisik yang berat. Apalagi, kegiatan mendonorkan darah.

Sudah sejak lama berkembang mitos bahwa mendonorkan darah saat berpuasa akan cepat memperlemah kondisi tubuh yang mengakibatkan puasa terhenti alias batal. Alasan inilah yang menyebabkan jumlah pendonor pada bulan puasa jauh menurun, serta stok darah di PMI dan rumah sakit besar menipis.

Menurut dokter spesialis penyakit dalam dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, donor darah saat puasa justru sebenarnya mendatangkan banyak manfaat bagi pendonor. Saat ditemui dalam acara "Symphony 2012: Sympathy through Blood Donation on Friday", di Jakarta, Jumat (3/8/2012), Ari memaparkan sejumlah manfaat donor darah bagi tubuh, terutama di saat seseorang sedang berpuasa.

Manfaat pertama, papar Ari, dengan pengambilan darah maksimal 450 cc, akan terjadi pembakaran kalori pada tubuh sebanyak 600 kalori. Pembakaran kalori ini dapat membantu penurunan berat badan. Manfaat kedua, jantung pendonor akan menjadi lebih sehat karena kadar besi (Fe) pada darah menjadi stabil.

Manfaat lainnya, menyumbangkan darah di bulan Ramadhan tentu akan mendatangkan kepuasan tersendiri bagi pendonor.  "Secara psikologis, muncul perasaan bisa berbagi kepada orang yang sangat membutuhkan darah. Perasaan ini tidak bisa dinilai harganya," kata Ari.

Agar darah yang disumbangkan optimal, pendonor wajib mengikuti beberapa syarat pengambilan darah. Adapun syaratnya adalah tekanan darah sistolik antara 110-160 dan diastolik antara 70-100, haemoglobin (Hb) lebih besar dari 12,5, tubuh sedang tidak demam atau suhu lebih rendah dari 37,5 derajat serta berat badan minimal 45 kilogram.

kaskus | kompas | detik | okezone | SNSD Movement
Baca Selengkapnya »»» [SNSD Movement] Agustus 2012 | Manfaat Donor Darah Saat Puasa Bagi Tubuh

[SNSD Movement] Juni 2012 | Toyota Soluna Vios Club Sumbang Darah

Diposting oleh 100quarantee on Selasa, 05 Juni 2012





Toyota Soluna Vios Club (TSVC) sebagai salah satu klub automotif di bawah naungan ATPM (Toyota Astra Motor), terus berusaha eksis dalam komunitasnya.

Akhir pekan lalu, TSVC menyelenggarakan kegiatan sosial donor darah dengan tema “Anda Bisa Menjadi Luar Biasa Dengan Menjadi Pendonor Darah”. Bertempat di PMI Bogor, Jl. Kresna Raya, Indraprasta, Bogor yang melibatkan beberapa chapter, di antaranya adalah Chapter Bogor, Sukabumi dan Tangerang.

Tujuan dari donor darah yang diselenggarakan di PMI Bogor ini adalah agar member bisa berbuat sesuatu yang sangat berguna bagi sesama dan berharap dapat menolong jiwa orang yang sedang membutuhkannya. Selain itu acara ini juga momen untuk sekaligus memperingati HUT kota Bogor yang ke-530.

Persyaratan calon pendonor darah sesuai ketentuan PMI, diantaranya adalah berusia 17-60 tahun, sehat saat akan mendonor, tidur malam minimal enam jam sebelum mendonor, tidak sakit berat dalam enam bulan terakhir, tidak mendonorkan darah dalam tiga bulan terakhir, tidak dalam keadaan hamil atau menyusui, tidak sedang menstruasi, tidak minum aspirin dalam tiga hari terakhir, bukan pengguna narkoba, serta tidak dalam keadaan flu.

Dalam setiap kegiatan, TSVC selalu melibatkan anggota keluarga para membernya, termasuk dalam kegiatan sosial donor darah, maka dari itu hanya 10 member yang lolos persyaratan dari 25 orang yang hadir setelah melewati pemeriksaan dokter untuk kekentalan dan tensi darahnya.

Ke depannya kegiatan sosial donor darah ini akan diagendakan sebagai kegiatan rutin 6 bulanan dari TSVC dan diharapkan semua Chapter yang tergabung juga mempunyai agenda kegiatan sosial donor darah. (zwr)

kaskus | kompas | detik | okezone | SNSD Movement
Baca Selengkapnya »»» [SNSD Movement] Juni 2012 | Toyota Soluna Vios Club Sumbang Darah

[SNSD Movement] Juni 2012 | Donor Darah Bersama Aktivis Pemuda PDAM Tirtanadi Medan

Diposting oleh 100quarantee





Sekitar 100 orang lebih pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara dan warga mengikuti donor darah dalam rangka kegiatan amal Komunitas Donor Darah PDAM Tirtanadi (KODRATI), di ruang rapat lantai IV Kantor Pusat PDAm Tirtanadi, Kamis (31/5).


Kegiatan sosial yang bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) ini dihadiri juga oleh beberapa pengurus organisasi kepemudaan dan kedaerahan, di antaranya Wakil Ketua Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Medan, Safrizal dan Ketua Pemuda Dan Masyarakat Batubara Beralamat Medan (PEMBARA ALAM), Syaiful Adham. Baik Safrizal, ataupun Syaiful adham, keduanya mengaku baru kali ini mendonorkan darahnya karena iri melihat antusiasme pegawai PDAM secara sukarela berdonor darah secara rutin per tiga bulan sekali.

"Jujur saya katakan, saya senang sekali melihat program rutin PDAM dengan KODRATInya menggelar kegiatan amal seperti ini," ujar Safrizal

Menurut Rizal, donor darah bukan saja membantu masyarakat yang membutuhkan darah, tapi sangat baik bagi kesehatan pendonor itu sendiri, "pernyataan ini sering saya baca dari sumber-sumber dan sering juga saya dengar dari para ahli dan pakar kesehatan," tegasnya.

Senada dengan Safrizal, Syaiful Adham mengatakan bahwa peserta donor darah yang mayoritas pegawai PDAM terlihat cukup antusias dan tulus menyumbangkan tetes demi tetes darahnya. "Sebagaimana tema kegiatan amal ini (setetes darah sejuta harapan), saya terpanggil untuk berbagi harapan kepada sesama," urai Syaiful yang awalnya terlihat tegang. (rrs/rel)

analisadaily | kaskus | kompas | detik | okezone | SNSD Movement
Baca Selengkapnya »»» [SNSD Movement] Juni 2012 | Donor Darah Bersama Aktivis Pemuda PDAM Tirtanadi Medan

[SNSD Movement] Juni 2012 | Bankom Teratai Manggala Brimobdasu Gelar Donor Darah

Diposting oleh 100quarantee


Lions Club Medan Manggala Sat Brimobdasu bekerjasama dengan Lions Club Medan Merdeka dan Bankom Teratai Manggala Sat Brimobdasu didukung Unit Donor Darah PMI Cabang Medan, kembali menggelar bakti sosial donor darah di perumahan villa Jati Mas, Medan, Sabtu (1/6) pagi.

"Donor darah ini merupakan atensi Kasat Brimobdasu Komisaris Besar (Kombes) Pol Setyo Boedi. Apalagi kita menyadari pentingnya darah bagi kehidupan, apalagi kebutuhan Unit Transfusi Darah PMI Cabang Medan terus meningkat, ujar President Lions Club Medan Manggala, Susanto Sudianto di sela kegiatan.

Disebutkan, bagi pendonor juga mendapatkan berbagai keuntungan, satu di antaranya darah terus berganti sehingga kesehatan tetap terjaga. "Ini juga wujud kepedulian sosial dan kemanusiaan untuk membantu kebutuhan darah di Medan. Masyarakat juga diimbau lebih peduli untuk membantu sesama khususnya dalam pengadaan darah," pintanya.

Sementara, dr Barbara dari Unit Doroh Darah PMI menyampaikan, setiap hari pihaknya memerlukan 140 kantong darah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Medan. Namun saat Demam Berdarah Dengue (DBD) menyerang, maka jumlah itu semakin meningkat.

"Alhamdulillah, kebutuhan itu bisa terpenuhi dengan semakin banyaknya masyarakat yang peduli dengan melaksanakan donor darah di berbagai tempat. Ini membuktikan, kesadaran semakin tinggi guna membantu sesama umat manusia," urainya.

Dia menambahkan, setiap darah yang disumbangkan melalui donor darah, akan diperiksa terlebih dahulu untuk mencegah penularan penyakit seperti Hepatitis B, C, HIV, Sipilis dan Malaria. Jika darah pendonor terpapar virus itu, maka akan dimusnahkan. "Sementara bagi yang teridentifikasi HIV, kita menyuratinya secara rahasia agar tidak lagi mendonorkan darahnya dan diimbau segera berobat," tambah Barbara.

Setiap pendonor, sambungnya, mendapat efek baik, seperti mengontrol tekanan darah, mengurangi resiko hipertensi, jantung, stroke dan kolesterol, memperlancar peredaran darah dan mencegah beberapa penyakit lain. (hen)

analisadaily | kaskus | kompas | detik | okezone | SNSD Movement
Baca Selengkapnya »»» [SNSD Movement] Juni 2012 | Bankom Teratai Manggala Brimobdasu Gelar Donor Darah

[SNSD Movement] Aceh | Mei 2012 | Pejabat Aceh Utara Malas Donor Darah

Diposting oleh 100quarantee on Selasa, 29 Mei 2012

 
Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Cabang Aceh Utara Mawardi Eva mengaku, pejabat di lingkungan Pemkab Aceh Utara malas melakukan kegiatan sosial donor darah.

"Padahal PMI Aceh Utara kini sedang mengalami kekurangan stok darah sekitar 50 persen setiap bulan," ujar Mawardi Eva kepada Analisa, di sela-sela donor darah yang diadakan Ikatan Pemuda Mahasiswa Kecamatan Lapang (IPMAKELA) di Puskesmas Kecamatan Lapang, Aceh Utara, Kamis (24/5).

Ditambahkan, setiap bulan PMI Aceh Utara hanya mampu mengumpulkan 1200 kantong darah.

Pihaknya selalu mengirim surat undangan kepada seluruh instansi di Pemkab Aceh Utara setiap ada kegiatan donor darah, namun tidak pernah satu orangpun yang hadir. "Padahal yang membutuhkan darah juga masyarakat, sementara pejabat itu juga dari bagian masyarakat," katanya

Selama ini, kata Mawardi, yang rutin melakukan donor darah di Aceh Utara dan Lhokseumawe hanya dari kalangan TNI dan Polri, Sekretaris Dewan Aceh Utara, dan pelajar. Mereka rutin rutin mendonorkan darah setiap tiga bulan sekali, baik dalam skala kecil atau massal.

"Untuk itu, PMI Cabang Aceh Utara sangat mengharapkan semua kelangan termasuk pejabat untuk berpartisipasi setiap ada kegiatan donor darah," pintanya.

Sementara itu, ketua IPMAKELA, Attaillah, pada kesempatan itu mengatakan, kesadaran masyarakat Lapang untuk mendonorkan darahnya masih kurang dan pihaknya akan terus melakukan sosialisasi tentang manfaat donor darah.

"Kita telah berhasil mengumpulkan 24 kantong darah. Kegiatan donor darah ini bekerja sama dengan PMI Aceh Utara, dan Puskesmas Kecamatan Lapang," katanya. (bsr)

analisadaily | kaskus | kompas | detik | okezone | SNSD Movement
Baca Selengkapnya »»» [SNSD Movement] Aceh | Mei 2012 | Pejabat Aceh Utara Malas Donor Darah

[SNSD Movement] Medan | Mei 2012 | Donor Darah Tak Merugikan Kita, tapi Bisa Bantu Orang Lain

Diposting oleh 100quarantee

Sukses penyelenggaraan donor darah sebagai rangkaian perayaan 40 tahun Panin Bank tahun lalu, Panin Bank Cabang Medan kembali mengadakan kegiatan sosial ini bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Medan di Kantor Cabang Utama (KCU) Jalan Pemuda Medan, Jumat (25/5).
Acara dihadiri oleh Pimpinan Panin Bank KCU Medan, Yani Benyamin, Ketua PMI Cabang Medan, Ijeck dan Ketua PPDI Sumatera Utara, Parlindungan Purba didampingi Ketua Panitia Donor Darah PaninBank, Sabar Lumban Toruan dan Wakil Ketua, Sofyan Nasution.

Menurut Yani Benyamin, pihaknya tergerak untuk mengadakan kegiatan ini secara berkesinambungan karena setiap tetas darah yang disumbangkan akan sangat berharga bagi orang lain yang membutuhkan.

"Donor darah tidak merugikan diri kita tetapi bisa membantu saudara-saudara atau orang lain yang membutuhkan. Untuk itu tahun ini kami merencanakan untuk mengadakan kegiatan ini tidak hanya sekali tetapi secara berkala," ujarnya.

Sementara itu Ketua PMI Cabang Medan, Ijeck mengatakan bahwa acara donor darah ini merupakan yang pertama kali dikunjungi karena dirinya baru satu minggu memegang jabatan ini.

Ia menyatakan sangat mendukung kegiatan donor darah yang diselenggarakan berbagai pihak termasuk Panin Bank dalam memenuhi kebutuhan darah yang sangat besar setiap harinya.

Sementara itu Ketua PPDI Sumatera Utara Parlindungan Purba menyambut gembira penyelenggaraan donor darah tersebut. PPDI hadir untuk membantu PMI dalam meningkatkan pasokan darah dari donor sukarela di Sumatera Utara yang masih relatif kecil dibanding kota-kota lainnya di Indonesia.

Di Medan, ungkap Parlindungan, dari 100 kantong darah yang dibutuhkan setiap hari baru terpenuhi sekitar 30 persen dari donor sukarela. Sisanya terpaksa mencari dari donor keluarga atau mengandalkan jasa para "konsultan" darah sehingga mereka harus mengeluarkan dana ekstra untuk pendonor selain dari tarif resmi penebusan darah dari PMI. (ht)

analisadaily | kaskus | kompas | detik | okezone | SNSD Movement
Baca Selengkapnya »»» [SNSD Movement] Medan | Mei 2012 | Donor Darah Tak Merugikan Kita, tapi Bisa Bantu Orang Lain

[SNSD Movement] Mei 2012 | Tak Ada Alasan Takut Donor Darah

Diposting oleh 100quarantee

WALAU tak ada manfaat langsung mendonorkan darah, toh rajin menyumbangkan darah saban tiga bulan sekali bisa mendorong tubuh terpacu memproduksi sel-sel darah baru.

Fungsi sel-sel darah merah adalah untuk oksigenisasi, mempertahankan kelangsungan hidup seluruh sel tubuh, dan mengangkut sari makanan. Artinya, dengan donor, fungsi darah jadi lebih baik.

Di samping itu, kesehatan pendonor pun akan selalu terpantau. Soalnya setiap kali donor dilakukan pemeriksaan kesehatan sederhana dan pemeriksaan uji saring darah terhadap infeksi yang dapat ditularkan lewat darah.

Bagi mereka yang takut untuk mendonorkan darah, simak beberapa poin berikut. Semoga ketakutan Anda berubah menjadi kerelaan hati untuk membantu sesama.

1. Cek kesehatan gratis

Setiap kali mendonorkan darah, kita diperiksa untuk memastikan darah kita bebas dari bermacam penyakit, seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, sifilis, dan malaria.

2. Mengurangi risiko penyakit jantung

Rutin mendonorkan darah dapat membuat jumlah zat besi dalam darah lebih stabil.

3. Meningkatkan produksi sel darah merah

Berkurangnya jumlah sel darah merah dalam darah akibat donor akan segera diisi ulang oleh sumsum tulang belakang.

4. Membantu menurunkan berat badan

Donor darah adalah salah satu metode diet dan pembakaran kalori yang ampuh. Menyumbangkan sekitar 450 mililiter darah akan membantu proses pembakaran kalori sekitar 650 kalori.

5. Kesenangan batin

Selain manfaat fisik, donor darah memiliki manfaat psikologis. Donor darah berarti membantu sesama, menolong orang yang sedang membutuhkan darah. Hal ini akan memberikan rasa kesenangan batin karena menolong orang yang membutuhkan bantuan.

Jadi, tak ada alasan untuk takut berdonor sebenarnya.(golongan darah/Wrt1)

metrotvnews | kaskus | kompas | detik | okezone | SNSD Movement
Baca Selengkapnya »»» [SNSD Movement] Mei 2012 | Tak Ada Alasan Takut Donor Darah

[SNSD Movement] Jakarta | Mei 2012 | Gaya Hidup Sehat, Sumbang Darah

Diposting oleh 100quarantee

KEGIATAN donor darah di Mal Senayan City kemarin berlangsung meriah. Mal elite di jantung kota Jakarta itu menggelar pemeriksaan kepadatan tulang (Bone scanning) . Pemeriksaan kadar lemak tubuh (Body Fat Test) dan Pemeriksaan kadar gula (Glucose Test). Kepedulian Senayan City itu, secara rutin setiap empat bulan sekali.  Kegiatan Corporate Social Responsibilty (CSR) itu mengkampanyekan Donor Darah sebagai bagian dari gaya hidup yang sehat. Temanya  Give Blood Save Lives.

 "Rutin donor darah sekaligus mengetahui riwayat kesehatan.Tubuh pun akan memproduksi sel - sel darah yang baru," kata CEO Senayan City Handaka Santosa.

Senayan City juga menyediakan Unit Donor Darah di area Crystal Lagoon, yang beroperasi setiap hari mulai 11.00 - 19.00 WIB. Gelaran Donor Darah kali ini adalah kali ke - 12 di Senayan City sejak 8 Juli 2008.  Bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Yayasan Agung Podomoro Land (YAPL). Acara sosial tersebut dihadiri Ketua Umum PMI Jusuf Kalla,  Trihatma K. Haliman, Presiden Direktur Agung Podomoro Land, Maria Trihatma, Ketua Yayasan Agung Podomoro Land dan  Ketua Umum PMI DKI Jakarta Rini Sutiyoso.

Kata Handaka, melalui upaya ini, kami harapkan kepedulian sosial pengunjung Senayan City juga dapat terus meningkat. Membantu PMI  menggalang pengumpulan kantung darah. Target sebanyak 500 kantung darah dapat tercapai dan akan langsung disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Pada donor darah  9 November 2011,  berhasil mengumpulkan 557 kantung darah. Guna mendukung operasional PMI, Yayasan Agung Podomoro Land dan Senayan City bekerjasama menyerahkan 4 (empat) Unit Mobil Operasional kepada PMI

jpnn | kaskus | kompas | detik | okezone | SNSD Movement
Baca Selengkapnya »»» [SNSD Movement] Jakarta | Mei 2012 | Gaya Hidup Sehat, Sumbang Darah

[SNSD Movement] Mei 2012 | Anemia Hemolitik

Diposting oleh 100quarantee on Rabu, 02 Mei 2012

Anemia Hemolitik adalah anemia yang terjadi karena meningkatnya penghancuran sel darah merah.

Dalam keadaan normal, sel darah merah mempunyai waktu hidup 120 hari.
Jika menjadi tua, sel pemakan dalam sumsum tulang, limpa dan hati dapat mengetahuinya dan merusaknya.

Jika suatu penyakit menghancurkan sel darah merah sebelum waktunya (hemolisis), sumsum tulang berusaha menggantinya dengan mempercepat pembentukan sel darah merah yang baru, sampai 10 kali kecepatan normal.

Jika penghancuran sel darah merah melebihi pembentukannya, maka akan terjadi anemia hemolitik.


PEMBESARAN LIMPA.


Banyak penyakit yang dapat menyebabkan pembesaran limpa.
Jika membesar, limpa cenderung menangkap dan menghancurkan sel darah merah; membentuk suatu lingkaran setan, yaitu semakin banyak sel yang terjebak, limpa semakin membesar dan semakin membesar limpa, semakin banyak sel yang terjebak.

Anemia yang disebabkan oleh pembesaran limpa biasanya berkembang secara perlahan dan gejalanya cenderung ringan.
Pembesaran limpa juga seringkali menyebabkan berkurangnya jumlah trombosit dan sel darah putih.

Pengobatan biasanya ditujukan kepada penyakit yang menyebabkan limpa membesar.
Kadang anemianya cukup berat sehingga perlu dilakukan pengangkatan limpa (splenektomi).


KERUSAKAN MEKANIK PADA SEL DARAH MERAH

Dalam keadaan normal, sel darah merah berjalan di sepanjang pembuluh darah tanpa mengalami gangguan.
Tetapi secara mekanik sel darah merah bisa mengalami kerusakan karena adanya kelainan pada pembuluh darah (misalnya suatu aneurisma), katup jantung buatan atau karena tekanan darah yang sangat tinggi.

Kelainan tersebut bisa menghancurkan sel darah merah dan menyebabkan sel darah merah mengeluarkan isinya ke dalam darah.
Pada akhirnya ginjal akan menyaring bahan-bahan tersebut keluar dari darah, tetapi mungkin saja ginjal mengalami kerusakan oleh bahan-bahan tersebut.

Jika sejumlah sel darah merah mengalami kerusakan, maka akan terjadi anemia hemolitik mikroangiopati.
Diagnosis ditegakkan bila ditemukan pecahan dari sel darah merah pada pemeriksaan contoh darah dibawah mikroskop.

Penyebab dari kerusakan ini dicari dan jika mungkin, diobati.

REAKSI AUTOIMUN

Kadang-kadang sistem kekebalan tubuh mengalami gangguan fungsi dan menghancurkan selnya sendiri karena keliru mengenalinya sebagai bahan asing (reaksi autoimun).
Jika suatu reaksi autoimun ditujukan kepada sel darah merah, akan terjadi anemia hemolitik autoimun.

Anemia hemolitik autoimun memiliki banyak penyebab, tetapi sebagian besar penyebabnya tidak diketahui (idiopatik).

Diagnosis ditegakkan jika pada pemeriksaan laboratorium ditemukan antibodi (autoantibodi) dalam darah, yang terikat dan bereaksi terhadap sel darah merah sendiri.

Anemia hemolitik autoimun dibedakan dalam dua jenis utama, yaitu anemia hemolitik antibodi hangat (paling sering terjadi) dan anemia hemolitik antibodi dingin.

Anemia Hemolitik Antibodi Hangat.

Anemia Hemolitik Antibodi Hangat adalah suatu keadaan dimana tubuh membentuk autoantibodi yang bereaksi terhadap sel darah merah pada suhu tubuh.

Autoantibodi ini melapisi sel darah merah, yang kemudian dikenalinya sebagai benda asing dan dihancurkan oleh sel perusak dalam limpa atau kadang dalam hati dan sumsum tulang.
Penyakit ini lebih sering terjadi pada wanita.

Sepertiga penderita anemia jenis ini menderita suatu penyakit tertentu (misalnya limfoma, leukemia atau penyakit jaringan ikat, terutama lupus eritematosus sistemik) atau telah mendapatkan obat tertentu, terutama metildopa.

Gejalanya seringkali lebih buruk daripada yang diperkirakan, mungkin karena anemianya berkembang sangat cepat.
Limpa biasanya membesar, sehingga bagian perut atas sebelah kiri bisa terasa nyeri atau tidak nyaman.

Pengobatan tergantung dari penyebabnya.
Jika penyebabnya tidak diketahui, diberikan kortikosteroid (misalnya prednison) dosis tinggi, awalnya melalui intravena , selanjutnya per-oral (ditelan).

Sekitar sepertiga penderita memberikan respon yang baik terhadap pengaobatan tersebut.
Penderita lainnya mungkin memerlukan pembedahan untuk mengangkat limpa, agar limpa berhenti menghancurkan sel darah merah yang terbungkus oleh autoantibodi.

Pengangkatan limpa berhasil mengendalikan anemia pada sekitar 50% penderita.
Jika pengobatan ini gagal, diberikan obat yang menekan sistem kekebalan (misalnya siklosporin dan siklofosfamid).

Transfusi darah dapat menyebabkan masalah pada penderita anemia hemolitik autoimun.
Bank darah mengalami kesulitan dalam menemukan darah yang tidak bereaksi terhadap antibodi, dan transfusinya sendiri dapat merangsang pembentukan lebih banyak lagi antibodi.

Anemia Hemolitik Antibodi Dingin.

Anemia Hemolitik Antibodi Dingin adalah suatu keadaan dimana tubuh membentuk autoantibodi yang bereaksi terhadap sel darah merah dalam suhu ruangan atau dalam suhu yang dingin.

Anemia jenis ini dapat berbentuk akut atau kronik.
Bentuk yang akut sering terjadi pada penderita infeksi akut, terutama pneumonia tertentu atau mononukleosis infeksiosa.
Bentuk akut biasanya tidak berlangsung lama, relatif ringan dan menghilang tanpa pengobatan.

Bentuk yang kronik lebih sering terjadi pada wanita, terutama penderita rematik atau artritis yang berusia diatas 40 tahun.

Bentuk yang kronik biasanya menetap sepanjang hidup penderita, tetapi sifatnya ringan dan kalaupun ada, hanya menimbulan sedikit gejala.
Cuaca dingin akan meningkatkan penghancuran sel darah merah, memperburuk nyeri sendi dan bisa menyebabkan kelelahan dan sianosis (tampak kebiruan) pada tangan dan lengan.
Penderita yang tinggal di daerah bercuaca dingin memiliki gejala yang lebih berat dibandingkan dengan penderita yang tinggal di iklim hangat.

Diagnosis ditegakkan jika pada pemeriksaan laboratorium ditemukan antibodi pada permukaan sel darah merah yang lebih aktif pada suhu yang lebih rendah dari suhu tubuh.

Tidak ada pengobatan khusus, pengobatan ditujukan untuk mengurangi gejala-gejalanya.
Bentuk akut yang berhubungan dengan infeksi akan membaik degnan sendirinya dan jarang menyebabkan gejala yang serius.
Menghindari cuaca dingin bisa mengendalikan bentuk yang kronik.


HEMOGLOBINURIA PAROKSISMAL NOKTURNAL.

Hemoglobinuria Paroksismal Nokturnal adalah anemia hemolitik yang jarang terjadi, yang menyebabkan serangan mendadak dan berulang dari penghancuran sel darah merah oleh sistem kekebalan.

Penghancuran sejumlah besar sel darah merah yang terjadi secara mendadak (paroksismal), bisa terjadi kapan saja, tidak hanya pada malam hari (nokturnal), menyebabkan hemoglobin tumpah ke dalam darah.
Ginjal menyaring hemoglobin, sehingga air kemih berwarna gelap (hemoglobinuria).

Anemia ini lebih sering terjadi pada pria muda, tetapi bisa terjadi kapan saja dan pada jenis kelamin apa saja.
Penyebabnya masih belum diketahui.

Penyakit ini bisa menyebabkan kram perut atau nyeri punggung yang hebat dan pembentukan bekuan darah dalam vena besar dari perut dan tungkai.

Diagnosis ditegakkan dengan pemeriksaan laboratorium yang bisa menemukan adanya sel darah merah yang abnormal, khas untuk penyakit ini.

Untuk meringankan gejala diberikan kortikosteroid (misalnya prednison).
Penderita yang memiliki bekuan darah mungkin memerlukan antikoagulan (obat yang mengurangi kecenderungan darah untuk membeku, misalnya warfarin).

Transplantasi sumsum tulang bisa dipertimbangkan pada penderita yang menunjukkan anemia yang sangat berat.

PENYEBAB

Sejumlah faktor dapat meningkatkan penghancuran sel darah merah:
- Pembesaran limpa (splenomegali)
- Sumbatan dalam pembuluh darah
- Antibodi bisa terikat pada sel darah merah dan menyebabkan sistem kekebalan menghancurkannya dalam suatu reaksi autoimun
- Kadang sel darah merah hancur karena adanya kelainan dalam sel itu sendiri (misalnya kelainan bentuk dan permukaan, kelainan fungsi atau kelainan kandungan hemoglobin)
- Penyakit tertentu (misalnya lupus eritematosus sistemik dan kanker tertentu, terutama limfoma)
- Obat-obatan (misalnya metildopa, dapson dan golongan sulfa).

GEJALA

Gejala dari anemia hemolitik mirip dengan anemia yang lainnya.

Kadang-kadang hemolisis terjadi secara tiba-tiba dan berat, menyebabkan krisis hemolitik, yang ditandai dengan:
- demam
- menggigil
- nyeri punggung dan nyeri lambung
- perasaan melayang
- penurunan tekanan darah yang berarti.

Sakit kuning (jaundice) dan air kemih yang berwarna gelap bisa terjadi karena bagian dari sel darah merah yang hancur masuk ke dalam darah.

Limpa membesar karena menyaring sejumlah besar sel darah merah yang hancur, kadang menyebabkan nyeri perut.

Hemolisis yang berkelanjutan bisa menyebabkan batu empedu yang berpigmen, dimana batu empedu berwarna gelap yang berasal dari pecahan sel darah merah.

darahsehat | kaskus | kompas | detik | okezone | SNSD Movement

Baca Selengkapnya »»» [SNSD Movement] Mei 2012 | Anemia Hemolitik

[SNSD Movement] Mei 2012 | Anemia Karena Kelainan Pada Sel Darah Merah

Diposting oleh 100quarantee

Penghancuran sel darah merah bisa terjadi karena:
- sel darah merah memiliki kelainan bentuk
- sel darah merah memiliki selaput yang lemah dan mudah robek
- kekurangan enzim yang diperlukan supaya bisa berfungsi sebagaimana mestinya dan enzim yang menjaga kelenturan sehingga memungkinkan sel darah merah mengalir melalui pembuluh darah yang sempit.
Kelainan sel darah merah tersebut terjadi pada penyakit keturunan tertentu.


SFEROSITOSIS HEREDITER.

Sferositosis Herediter adalah penyakit keturunan dimana sel darah merah berbentuk bulat.

Sel darah merah yang bentuknya berubah dan kaku terperangkap dan dihancurkan dalam limpa, menyebabkan anemia dan pembesaran limpa.
Anemia biasanya ringan, tetapi bisa semakin berat jika terjadi infeksi.

Sferositosis

Jika penyakit ini berat, bisa terjadi:
- sakit kuning (jaundice)
- anemia
- pembesaran hati
- pembentukan batu empedu.

Pada dewasa muda, penyakit ini sering dikelirukan sebagai hepatitis.

Bisa terjadi kelainan bentuk tulang, seperti tulang tengkorak yang berbentuk seperti menara dan kelebihan jari tangan dan kaki.

Biasanya tidak diperlukan pengobatan, tetapi anemia yang berat mungkin memerlukan tindakan pengangkatan limpa.
Tindakan ini tidak memperbaiki bentuk sel darah merah, tetapi mengurangi jumlah sel yang dihancurkan dan karena itu memperbaiki anemia.


ELIPTOSITOSIS HEREDITER.

Eliptositosis Herediter adalah penyakit yang jarang terjadi, dimana sel darah merah berbentuk oval atau elips.

Sel darah merah berbentuk elips

Penyaki ini kadang menyebabkan anemia ringan, tetapi tidak memerlukan pengobatan.
Pada anemia yang berat mungkin perlu dilakukan pengangkatan limpa.

KEKURANGN G6PD

Kekurangan G6PD adalah suatu penyakit dimana enzim G6PD (glukosa 6 fosfat dehidrogenase) hilang dari selaput sel darah merah.

Enzim G6PD membantu mengolah glukosa (gula sederhana yang merupakan sumber energi utama untuk sel darah merah) dan membantu menghasilkan glutation (mencegah pecahnya sel).
Penyakit keturunan ini hampir selalu menyerang pria.

Beberapa penderita yang mengalami kekurangan enzim G6PD tidak pernah menderita anemia.

Hal-hal yang bisa memicu penghancuran sel darah merah, yaitu:
- demam
- infeksi virus atau bakteri
- krisis diabetes
- bahan tertentu (misalnya aspirin, vitamin K dan kacang merah)
bisa menyebabkan anemia.
Anemia bisa dicegah dengan menghindari hal-hal tersebut.

Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan kekurangan G6PD

 darahsehat | kaskus | kompas | detik | okezone | SNSD Movement
Baca Selengkapnya »»» [SNSD Movement] Mei 2012 | Anemia Karena Kelainan Pada Sel Darah Merah

[SNSD Movement] Mei 2012 | Penyakit Sel Sabit : Sel Darah Merah Berbentuk Bulan Sabit

Diposting oleh 100quarantee





Penyakit Sel Sabit (sickle cell disease adalah suatu penyakit keturunan yang ditandai dengan sel darah merah yang berbentuk sabit dan anemia hemolitik kronik.

Pada penyakit sel sabit, sel darah merah memiliki hemoglobin (protein pengangkut oksigen) yang bentuknya abnormal, sehingga mengurangi jumlah oksigen di dalam sel dan menyebabkan bentuk sel menjadi seperti sabit.
Sel yang berbentuk sabit menyumbat dan merusak pembuluh darah terkecil dalam limpa, ginjal, otak, tulang dan organ lainnya; dan menyebabkan berkurangnya pasokan oksigen ke organ tersebut.

Sel sabit ini rapuh dan akan pecah pada saat melewati pembuluh darah, menyebabkan anemia berat, penyumbatan aliran darah, kerusakan organ dan mungkin kematian.



PENYEBAB

Penyakit sel sabit hampir secara eksklusif menyerang orang kulit hitam.

Sekitar 10% orang kulit hitam di AS hanya memiliki 1 gen untuk penyakit ini (mereka memiliki rantai sel sabit) dan tidak menderita penyakit sel sabit.
Sekitar 0,3% memiliki 2 gen dan menderita penyakit sel sabit.

GEJALA

Penderita selalu mengalami berbagai tingkat anemia dan sakit kuning (jaundice) yang ringan, tetapi mereka hanya memiliki sedikit gejala lainnya.

Berbagai hal yang menyebabkan berkurangnya jumlah oksigen dalam darah, (misalnya olah raga berat, mendaki gunung, terbang di ketinggian tanpa oksigen yang cukup atau penyakit) bisa menyebabkan terjadinya krisis sel sabit,yang ditandai dengan:
- semakin memburuknya anemia secara tiba-tiba
- nyeri (seringkali dirasakan di perut atau tulang-tulang panjang)
- demam
- kadang sesak nafas.
Nyeri perut bisa sangat hebat dan bisa penderita bisa mengalami muntah; gejala ini mirip dengan apendisitis atau suatu kista indung telur.

Pada anak-anak, bentuk yang umum dari krisis sel sabit adalah sindroma dada, yang ditandai dengan nyeri dada hebat dan kesulitan bernafas.
Penyebab yang pasti dari sindroma dada ini tidak diketahui tetapi diduga akibat suatu infeksi atau tersumbatnya pembuluh darah karena adanya bekuan darah atau embolus (pecahan dari bekuan darah yang menyumbat pembuluh darah).

Sebagian besar penderita mengalami pembesaran limpa selama masa kanak-kanak.
Pada umur 9 tahun, limpa terluka berat sehingga mengecil dan tidak berfungsi lagi.

Limpa berfungsi membantu melawan infeksi, karena itu penderita cenderung mengalami pneumonia pneumokokus atau infeksi lainnya.
Infeksi virus bisa menyebabkan berkurangnya pembentukan sel darah, sehingga anemia menjadi lebih berat lagi.

Lama-lama hati menjadi lebih besar dan seringkali terbentuk batu empedu dari pecahan sel darah merah yang hancur.
Jantung biasanya membesar dan sering ditemukan bunyi murmur.

Anak-anak yang menderita penyakit ini seringkali memiliki tubuh yang relatif pendek, tetapi lengan, tungkai, jari tangan dan jari kakinya panjang.
Perubahan pada tulang dan sumsum tulang bisa menyebabkan nyeri tulang, terutama pada tangan dan kaki.

Bisa terjadi episode nyeri tulang dan demam, dan sendi panggul mengalami kerusakan hebat sehingga pada akhirnya harus diganti dengan sendi buatan.

Sirkulasi ke kulit yang jelek dapat menyebabkan luka terbuka di tungkai, terutama pada pergelangan kaki.
Kerusakan pada sistem saraf bisa menyebabkan stroke.

Pada penderita lanjut usia, paru-paru dan ginjal mengalami penurunan fungsi.
Pria dewasa bisa menderita priapisme (nyeri ketika mengalami ereksi).

Kadang air kemih penderita mengandung darah karena adanya perdarahan di ginjal.
Jika diketahui bahwa perdarahan ini berhubungan dengan rantai sel sabit, maka penderita tidak boleh menjalani pembedahan eksplorasi dengan jarum.

DIAGNOSA

Anemia, nyeri lambung dan nyeri tulang serta mual-mual pada seorang kulit hitam merupakan tanda yang khas untuk krisis sel sabit.

Pada pemeriksan contoh darah dibawah mikroskop, bisa terlihat sel darah merah yang berbentuk sabit dan pecahan dari sel darah merah yang hancur.

Elektroforesis bisa menemukan adanya hemoglobin abnormal dan menunjukkan apakah seseorang menderita penyakit sel sabit atau hanya memiliki rantai sel sabit.
Penemuan rantai sel sabit ini penting untuk rencana berkeluarga, yaitu untuk menentukan adanya resiko memiliki anak yang menderita penyakit sel sabit.


Sel sabit


PENGOBATAN

Dulu penderita penyakit sel sabit jarang hidup sampai usia diatas 20 tahun, tetapi sekarang ini mereka biasanya dapat hidup dengan baik sampai usia 50 tahun.
Penyakit sel sabit tidak dapat diobati, karena itu pengobatan ditujukan untuk:
- mencegah terjadinya krisis
- mengendalikan anemia
- mengurangi gejala.

Penderita harus menghindari kegiatan yang bisa menyebabkan berkurangnya jumlah oksigen dalam darah mereka dan harus segera mencari bantuan medis meskipun menderita penyakit ringan, misalnya infeksi virus.

Penderita memiliki resiko tinggi terhadap terjadinya infeksi, sehingga harus menjalani imunisasi dengan vaksin pneumokokus dan Hemophilus influenzae.

Krisis sel sabit membutuhkan perawatan di rumah sakit.
Penderita mendapatkan sejumlah besar cairan lewat pembuluh darah (intravena) dan obat-obatan untuk mengurangi rasa nyeri.
Diberikan transfusi darah dan oksigen jika diperkirakan aneminya cukup berat sehingga bisa menimbulkan resiko terjadinya stroke, serangan jantung atau kerusakan paru-paru.
Keadaan yang mungkin menyebabkan krisi, misalnya infeksi, harus diobati.

Obat-obatan yang mengendalikan penyakit sel sabit (misalnya hidroksiurea), masih dalam penelitian.
Hidroksiurea meningkatkan pembentukan sejenis hemoglobin yang terutama ditemukan pada janin, yang akan menurunkan jumlah sel darah merah yang berubah bentuknya menjadi sabit.
Karena itu obat ini mengurangi frekuensi terjadinya krisis sel sabit.

Kepada penderita bisa dicangkokkan sumsum tulang dari anggota keluarga atau donor lainnya yang tidak memiliki gen sel sabit.
Pencangkokan ini mungkin bisa menyembuhkan, tetapi resikonya besar dan penerima cangkokan harus meminum obat yang menekan kekebalan sepanjang hidupnya.

Terapi genetik, yang merupakan teknik penanaman gen normal ke dalam sel-sel prekursor (sel yang menghasilkan sel darah), masih dalam penelitian.

darahsehat | kaskus | kompas | detik | okezone | SNSD Movement
Baca Selengkapnya »»» [SNSD Movement] Mei 2012 | Penyakit Sel Sabit : Sel Darah Merah Berbentuk Bulan Sabit

[SNSD Movement] Mei 2012 | Thalassemia : Gangguan Pembentukan Sel Darah Merah

Diposting oleh 100quarantee

Thalassemia adalah sekelompok penyakit keturunan yang merupakan akibat dari ketidakseimbangan pembuatan salah satu dari keempat rantai asam amino yang membentuk hemoglobin.

PENYEBAB

Ketidakseimbangan dalam rantai protein globin alfa dan beta, yang diperlukan dalam pembentukan hemoglobin, disebabkan oleh sebuah gen cacat yang diturunkan.
Untuk menderita penyakit ini, seseorang harus memiliki 2 gen dari kedua orang tuanya.
Jika hanya 1 gen yang diturunkan, maka orang tersebut hanya menjadi pembawa tetapi tidak menunjukkan gejala-gejala dari penyakit ini.

Thalasemia digolongkan bedasarkan rantai asam amino yang terkena.
2 jenis yang utama adalah Alfa-thalassemia (melibatkan rantai alfa) dan Beta-thalassemia (melibatkan rantai beta).

Thalassemia juga digolongkan berdasarkan apakah seseorang memiliki 1 gen cacat (Thalassemia minor) atau 2 gen cacat (Thalassemia mayor).

Alfa-thalassemia paling sering ditemukan pada orang kulit hitam (25% minimal membawa 1 gen), dan beta-thalassemia pada orang di daerah Mediterania dan Asia Tenggara.

1 gen untuk beta-thalassemia menyebabkan anemia ringan sampai sedang tanpa menimbulkan gejala; 2 gen menyebabkan anemia berat disertai gejala-gejala.
Sekitar 10% orang yang memiliki paling tidak 1 gen untuk alfa-thalassemia juga menderita anemia ringan.

GEJALA

Semua thalassemia memiliki gejala yang mirip, tetapi beratnya bervariasi.
Sebagian besar penderita mengalami anemia yang ringan.

Pada bentuk yang lebih berat, misalnya beta-thalassemia mayor, bisa terjadi sakit kuning (jaundice), luka terbuka di kulit (ulkus, borok), batu empedu dan pembesaran limpa.

Sumsum tulang yang terlalu aktif bisa menyebabkan penebalan dan pembesaran tulang, terutama tulang kepala dan wajah.
Tulang-tulang panjang menjadi lemah dan mudah patah.

Anak-anak yang menderita thalassemia akan tumbuh lebih lambat dan mencapai masa pubertas lebih lambat dibandingkan anak lainnya yang normal.

Karena penyerapan zat besi meningkat dan seringnya menjalani transfusi, maka kelebihan zat besi bisa terkumpul dan mengendap dalam otot jantung, yang pada akhirnya bisa menyebabkan gagal jantung.

DIAGNOSA

Thalassemia lebih sulit didiagnosis dibandingkan penyakit hemoglobin lainnya.

Hitung jenis darah komplit menunjukkan adanya anemia dan rendahnya MCV (mean corpuscular volume).

Elektroforesa bisa membantu, tetapi tidak pasti, terutama untuk alfa-thalassemia.
Karena itu diagnosis biasanya berdasarkan kepada pola herediter dan pemeriksaan hemoglobin khusus.

Thalassemia mayorThalassemia minor

PENGOBATAN

Pada thalassemia yang berat diperlukan transfusi darah rutin dan pemberian tambahan asam folat.
Penderita yang menjalani transfusi, harus menghindari tambahan zat besi dan obat-obat yang bersifat oksidatif (misalnya sulfonamid), karena zat besi yang berlebihan bisa menyebabkan keracunan.

Pada bentuk yang sangat berat, mungkin diperlukan pencangkokan sumsum tulang.

Terapi genetik masih dalam tahap penelitian.

PENCEGAHAN

Pada keluarga dengan riwayat thalassemia perlu dilakukan penyuluhan genetik untuk menentukan resiko memiliki anak yang menderita thalassemia.

darahsehat | kaskus | kompas | detik | okezone | SNSD Movement
Baca Selengkapnya »»» [SNSD Movement] Mei 2012 | Thalassemia : Gangguan Pembentukan Sel Darah Merah

[SNSD Movement] Mei 2012 | Deep Vein Thrombosis (DVT)

Diposting oleh 100quarantee


Arteri-arteri mempunyai otot-otot yang tipis didalam dinding-dinding mereka supaya mampu untuk menahan tekanan darah yang dipompa jantung keseluruh tubuh. Vena-vena tidak mempunyai lapisan otot yang signifikan, dan disana tidak ada darah yang dipompa balik ke jantung kecuali fisiologi. Darah kembali ke jantung karena otot-otot tubuh yang besar menekan/memeras vena-vena ketika mereka berkontraksi dalam aktivitas normal dari gerakan tubuh. Aktivitas-aktivitas normal dari gerakan tubuh mengembalikan darah ke jantung.

Ada dua tipe dari vena-vena di kaki; vena-vena superficial (dekat permukaan) dan vena-vena deep (yang dalam). Vena-vena superficial terletak tepat dibawah kulit dan dapat terlihat dengan mudah pada permukaan. Vena-vena deep, seperti yang disiratkan namanya, berlokasi dalam didalam otot-otot dari kaki. Darah mengalir dari vena-vena superficial kedalam sistim vena dalam melalui vena-vena perforator yang kecil. Vena-vena superficial dan perforator mempunyai klep-klep (katup-katup) satu arah didalam mereka yang mengizinkan darah mengalir hanya dari arah jantung ketika vena-vena ditekan.

Bekuan darah (thrombus) dalam sistim vena dalam dari kaki adalah sebenarnya tidak berbahaya. Situasi menjadi mengancam nyawa ketika sepotong dari bekuan darah terlepas (embolus, pleural=emboli), berjalan ke arah muara melalui jantung kedalam sistim peredaran paru, dan menyangkut dalam paru. Diagnosis dan perawatan dari deep venous thrombosis (DVT) dimaksudkan untuk mencegah pulmonary embolism.

Bekuan-bekuan dalam vena-vena superficial tidak memaparkan bahaya yang menyebabkan pulmonary emboli karena klep-klep vena perforator bekerja sebagai saringan untuk mencegah bekuan-bekuan memasuki sistim vena dalam. Mereka biasanya tidak berisiko menyebabkan pulmonary embolism.

Penyebab-Penyebab Deep Vein Thrombosis

Darah dimaksudkan untuk mengalir; jika ia menjadi mandek ada potensi untuknya untuk membeku/menggumpal. Darah dalam vena-vena secara terus menerus membentuk bekuan-bekuan yang mikroskopik yang secara rutin diuraikan oleh tubuh. Jika keseimbangan dari pembentukan bekuan dan pemecahan dirubah, pembekuan/penggumpalan yang signifikan dapat terjadi. Thrombus dapat terbentuk jika satu, atau kombinasi dari situasi-situasi berikut hadir:

Imobilitas (Keadaan Tak Bergerak)

* Perjalanan dan duduk yang berkepanjangan, seperti penerbangan-penerbangan pesawat yang panjang ("economy class syndrome"), mobil, atau perjalanan kereta api
* Opname rumah sakit
* Operasi
* Trauma pada kaki bagian bawah dengan atau tanpa operasi atau gips
* Kehamilan, termasuk 6-8 minggu setelah partum
* Kegemukan

Hypercoagulability (Pembekuan darah lebih cepat daripada biasanya)

* Obat-obat (contohnya, pil-pil pengontrol kelahiran, estrogen)
* Merokok
* Kecenderungan genetik
* Polycythemia (jumlah yang meningkat dari sel-sel darah merah)
* Kanker

Trauma pada vena

* Patah tulang kaki
* Kaki yang memar
* Komplikasi dari prosedur yang invasif dari vena

Gejala-Gejala Deep Vein Thrombosis

Superficial thrombophlebitis

Bekuan-bekuan darah pada sistim vena superficial paling sering terjadi disebabkan oleh trauma (luka) pada vena yang menyebabkan terbentuknya bekuan darah kecil. Peradangan dari vena dan kulit sekelilingnya menyebabkan gejala dari segala tipe peradangan yang lain:

* kemerahan,
* kehangatan,
* kepekaan, dan
* pembengkakan.

Sering vena yang terpengaruh dapat dirasakan sebagai tali menebal yang kokoh. Mungkin ada peradangan yang menyertai sepanjang bagian dari vena.

Meskipun ada peradangan, tidak ada infeksi.

Varicosities dapat memberi kecenderungan pada superficial thrombophlebitis. Ketika klep-klep dari vena-vena yang lebih besar pada sistim superficial gagal (vena-vena saphenous yang lebih besar dan lebih berkurang), darah dapat mengalir balik dan menyebabkan vena-vena untuk membengkak dan menjadi menyimpang atau berliku-liku. Klep-klep gagal ketika vena-vena kehilangan kelenturan dan peregangannya. Ini dapat disebabkan oleh umur, berdiri yang berkepanjangan, kegemukan, kehamilan, dan faktor-faktor genetik.

Deep Venous Thrombosis

Gejala-gejala dari deep vein thrombosis berhubungan dengan rintangan dari darah yang kembali ke jantung dan menyebabkan aliran balik pada kaki. Secara klasik, gejala-gejala termasuk:

* nyeri,
* bengkak,
* kehangatan, dan
* kemerahan.

Tidak semua dari gejala-gejala ini harus terjadi; satu, seluruh, atau tidak ada mungkin hadir dengan deep vein thrombosis.

Gejala-gejala mungkin meniru infeksi atau cellulitis dari kaki.

Menurut sejarah, dokter-dokter akan mencoba menimbulkan sepasang penemuan-penemuan klinik untuk membuat diagnosis.

Dorsiflexion dari kaki (menarik jari-jari kaki menuju ke hidung, atau Homans' sign) dan Pratt's sign (memencet betis untuk menghasilkan nyeri), telah ditemukan tidak efektif dalam membuat diagnosis.

Saat Untuk Mencari Perawatan Medis Untuk Deep Vein Thrombosis

Diagnosis dari thrombosis superficial atau deep sering bersandar pada ketrampilan klinik dari dokter. Tes-tes diagnostik perlu disesuaikan pada setiap situasi.

Kaki yang bengkak, kemerahan, dan nyeri mungkin adalah indikator-indikator dari bekuan darah dan harus tidak diabaikan.

Gejala-gejala ini mungkin disebabkan oleh penyebab-penyebab lain (contohnya, cellulitis atau infeksi), namun mungkin sulit untuk membuat diagnosis tanpa mencari nasehat medis.

Jika ada nyeri dada atau sesak napas yang berhubungan, maka keprihatinan lebih jauh ada bahwa pulmonary embolus mungkin adalah penyebabnya. Sekali lagi, segera mencari nasehat adalah tepat.

Mendiagnosa Deep Vein Thrombosis

Diagnosis dari superficial thrombophlebitis dibuat secara klinik.

Ultrasound sekarang adalah metode standar dari mendiagnosa kehadiran deep vein thrombosis. Teknisi ultrasound mungkin mampu untuk menentukan apakah ada bekuan, dimana ia berlokasi di kaki, dan berapa besarnya. Ultrasounds dapat dibandingkan melalui waktu untuk melihat apakah bekuan telah tumbuh atau menghilang. Ultrasound adalah lebih baik untuk "melihat" vena-vena diatas lutut dibanding pada vena-vena dibawah lutut.

Venography, menyuntikan zat pewarna (dye) kedalam vena-vena untuk mencari thrombus, umumnya tidak dilakukan lagi dan telah lebih menjadi catatan kaki sejarah.

D-dimer adalah tes darah yang mungkin digunakan sebagai tes penyaringan (screening) untuk menentukan apakah ada bekuan darah.

D-dimer adalah kimia yang dihasilkan ketika bekuan darah dalam tubuh secara berangsur-angsur larut/terurai. Tes digunakan sebagai indikator positif atau negatif. Jika hasilnya negatif, maka tidak ada bekuan darah. Jika tes D-dimer positif, itu tidak perlu berarti bahwa deep vein thrombosis hadir karena banyak situasi-situasi akan mempunyai hasil positif yang diharapkan (contohnya, dari operasi, jatuh, atau kehamilan). Untuk sebab itu, pengujian D-dimer harus digunakan secara selektif.

Pengujian darah lainnya mungkin dipertimbangkan berdasarkan pada penyebab yang potensial untuk deep vein thrombosis.

Perawtan Untuk Deep Vein Thrombosis (DVT)

Superficial Thrombophlebitis

Perawatan untuk bekuan-bekuan darah superficial adalah simptomatik dengan:

* kompres-kompres hangat,
* pengompresan kaki, dan
* obat-obat anti-peradangan seperti ibuprofen.

Jika thrombophlebitis terjadi dekat selangkangan kaki dimana sistim-sistim superficial dan dalam bergabung bersama, ada potensial bahwa thrombus dapat meluas kedalam sistim vena dalam. Pasien-pasien ini mungkin memerlukan terapi anticoagulation atau pengenceran darah

Deep venous thromboses

Deep venous thromboses atau thrombos-thrombos vena dalam yang terjadi dibawah lutut cenderung tidak embolisasi (terlepas).

Mereka mungkin diamati dengan rentetan ultrasounds untuk memastikan mereka tidak meluas keatas lutut. Pada saat yang sama, penyebab dari deep vein thrombosis mungkin perlu ditujukan.

Perawatan untuk deep venous thrombosis diatas lutut adalah antikoagulasi, kecuali ada kontraindikasi.

Kontraindikasi-kontraindikasi termasuk operasi besar baru-baru ini (karena antikoagulasi akan mengencerkan semua darah dalam tubuh, tidak hanya yang di kaki, menjurus pada persoalan-persoalan perdarahan yang signifikan), atau reaksi-reaksi abnormal ketika sebelumnya dipaparkan pada obat-obat pengencer darah.

Antikoagulasi mencegah pertumbuhan yang lebih jauh dari bekuan darah dan mencegahnya dari pembentukan embolus yang dapat berjalan ke paru.

Antikoagulasi adalah proses dua langkah. Warfarin (Coumadin) adalah obat pilihan untuk antikoagulasi. Ia segera dimulai, namun sayangnya mungkin memerlukan waktu satu minggu atau lebih untuk darahnya mengencer secara tepat. Oleh karenanya, heparin berat molekul rendah [enoxaparin (Lovenox)] dimasukan pada saat yang bersamaan. Ia mengencerkan darah melaui mekanisme yang berbeda dan digunakan sebagai terapi penghubung (jembatan) hingga warfarin telah mencapai tingkat therapeutiknya. Suntikan-suntikan enoxaparin dapat diberikan pada basis pasien rawat jalan.

Untuk pasien-pasien yang mempunyai kontraindikasi-kontraindikasi pada penggunaan dari enoxaparin (contohnya, gagal ginjal tidak mengizinkan obatnya untuk dimetabolis), heparin intravena dapat digunakan sebagai tindakan pertama. Ini memerlukan opname di rumah sakit.

Dosis dari warfarin dimonitor dengan tes-tes darah yang mengukur waktu prothrombin atau INR (international normalized ratio).

Untuk deep vein thrombosis yang tidak rumit (menyulitkan), lamanya terapi dengan warfarin yang direkomendasikan adalah tiga sampai enam bulan.

Beberapa pasien-pasien mungkin mempunyai kontraindikasi-kontraindikasi untuk terapi warfarin, contohnya seorang pasien dengan perdarahan di otak, trauma utama, atau operasi yang signifikan baru-baru ini. Satu alternatif mungkin adalah untuk menempatkan saringan (filter) di inferior vena cava (vena utama yang mengumpulkan darah dari kedua kaki-kaki) untuk mencegah emboli mencapai jantung dan paru-paru. Saringan-saringan ini mungkin efektif namun mungkin juga adalah sumber dari pembentukan bekuan yang baru.

Komplikasi-Komplikasi Deep Vein Thrombosis (DVT)

Pulmonary embolism adalah komplikasi utama dari deep vein thrombosis. Ia dapat hadir dengan nyeri dada dan sesak napas dan adalah kondisi yang mengancam nyawa. Lebih dari 90% dari pulmonary emboli timbulya dari kaki-kaki.

Post-phlebitic syndrome dapat terjadi setelah deep vein thrombosis. Kaki yang terpengaruh dapat menjadi bengkak dan nyeri secara kronis dengan perubahan-perubahan warna kulit dan pembentukan borok-borok (ulcer) disekitar kaki dan pergeangan kaki.

Pencegahan Deep Vein Thrombosis

Seperti kasusnya dengan kebanyakan penyakit medis, pencegahan adalah kepentingan utama. Mengecilkan faktor-faktor risiko adalah kunci pada pencegahan deep vein thrombosis.

Pada tatacara rumah sakit, staff bekerja keras untuk mengecilkan potensial untuk pembentukan bekuan pada pasien-pasien yang lumpuh (tidak dapat bergerak). Compression stockings (kaos-kaki penekan) digunakan secara rutin. Pasien-pasien operasi berjalan keluar dari ranjang lebih dini dan dosis rendah heparin atau enoxaparin digunakan untuk deep vein thrombosis prophylaxis (langkah-langkah yang diambil untuk mencegah DVT).

Untuk mereka yang berwisata, adalah direkomendasikan bahwa mereka berdiri dan berjalan setiap beberapa jam selama perjalanan yang jauh.

Compression stockings mungkin bermanfaat dalam mencegah pembentukan deep vein thrombosis dimasa depan pada pasien-pasien dengan sejarah bekuan sebelumnya.

darahsehat | kaskus | kompas | detik | okezone | SNSD Movement
Baca Selengkapnya »»» [SNSD Movement] Mei 2012 | Deep Vein Thrombosis (DVT)