Aksi Donor Darah SNSD untuk Penderita Leukemia

Diposting oleh 100quarantee on Minggu, 26 Februari 2012


Ini adalah berita lama, namun layak untuk disimak.

Sebagai bukti kepedulian sosialnya, girlband SNSD menggalang aksi sosial bagi para penderita leukemia di seluruh Korea.

Selasa (15/2) lalu, pengelola fancafe SNSD “Hwa Soo Eun Hwa” mengumumkan kesuksesan aksi ini.

“Kami telah mengumpulkan 107 kantong darah dari beberapa fans club yang dimiliki SNSD. Kantong darah ini akan didonasikan kepada Korea Leukemia Patient Group atas nama salah satu personil SNSD, Sooyoung.”

Aksi ini diprakarsai seorang penggemar yang bergabung di Hwa Soo Eun Hwa. Tak hanya dari Hwa Soo Eun Hwa, peserta aksi donor darah inipun datang dari anggota fans club SNSD lainnya, Cistus.

“Saya bangga bisa melakukan suatu hal yang sangat berarti. Semoga sumbangan ini dapat menolong banyak orang,” ujar Kim, salah seorang penggemar yang berpartisipasi dalam aksi donor ini, seperti dikutip Daily KPop News.

2011 merupakan tahun kedua SNSD menggalang aksi sosial ini. Tak hanya donor darah bagi penderite leukemia, para penggemar juga aktif menggalang kegiatan sosial lainnya dan menjadi sukarelawan di berbagai kesempatan.

tabloidbintang | kaskus | detik | kompas | okezone | SNSD Movement

Baca Selengkapnya »»» Aksi Donor Darah SNSD untuk Penderita Leukemia

Harlah, PPP Gelar Donor Darah

Diposting oleh 100quarantee


PALANG Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta masih kekurangan stok darah. Dari 5.000 kantong darah yang dibutuhkan warga ibu kota per hari, PMI baru sanggup menyediakan 1.500 kantong darah saja. Atas dasar itulah, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam rangka Harlah ke-39 di Jalan Diponegoro menggelar kegiatan donor darah kemarin, (13/2).

Ketua Panitia Iskandar D Syaichu mengatakan, kegiatan donor darah tersebut merupakan rangkaian Harlah PPP ke-39. Menurut dia, pentingnya kegiatan donor ini untuk mengurangi keterbatasan stok darah di PMI. Terlebih, lanjut dia, kebutuhan darah di Jakarta sangat tinggi. “PPP ingin membuktikan kalau peduli terhadap masyarakat melalui aksi donor darah,” ujar Ketua DPP PPP ini. Kegiatan tersebut mendapat respon positif. Puluhan warga terlihat antre di tempat pelaksanaan donor darah, termasuk juga sejumlah petinggi PPP.

Selanjutnya, aksi donor darah ini akan rutin digelar untuk membantu PMI. PPP juga akan mengajak kalangan muda untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah. “Kalau perlu kegiatan kemanusiaan ini menjadi gaya hidup, agar bisa menumbuhkan kesetiakawanan sosial,” tukasnya. Sekretaris PMI DKI Jakarta Irwan Hidayat mengatakan, keterbatasan stok darah akibat sejumlah faktor, mulai dari jumlah petugas, kapasitas lemari penyimpanan darah yang terbatas, hingga mobil keliling yang digunakan untuk jemput bola pendonor.

“Idealnya jumlah kantong darah untuk memenuhi kebutuhan warga DKI ada 5000 kantong per hari. Namun saat ini baru 1.500 saja yang tersedia,” kata Irwan Hidayat, kemarin. Pihaknya terus melakukan pendekatan kepada komunitas masyarakat untuk melakukan donor darah. Irwan sangat terbantu dengan kegiatan donor darah yang digelar oleh PPP. (wok)

indopos | kaskus | kompas | detik | okezone | SNSD Movement

Baca Selengkapnya »»» Harlah, PPP Gelar Donor Darah

Donor Darah dan Pengobatan Gratis

Diposting oleh 100quarantee


MANAJEMEN Aston Primera Pasteur, Cipaganti Grup, PMI Jawa Barat, Kelompok Bakti Sosial Pengusaha Bandung (KBSP) dan Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha mengadakan donor darah dan pengobatan gratis, pada Sabtu (18/2) di Aston Primera Pasteur.

Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif kegiatan sosial yang dimiliki Aston Primera Pasteur, Cipaganti Group dan KBSP yang rutin diselenggarakan setiap tiga bulan sekali. Hadir 100 pendonor dalam kegiatan tiga bulanan ini, terdiri dari karyawan AstonPrimera Pasteur dan Cipaganti Group, serta anggota KBSP dan masyarakat umum.

Pengobatan gratis diperuntukkan bagi warga RW 01 & 02 Kelurahan Sukabungah dan pihak KBSP yang telah menyediakan hingga 250 paket obat-obatan beserta beberapa dokter dari Universitas Kristen Maranatha.

Tempo | Kaskus | Detik | Kompas | Okezone | SNSD Movement
Baca Selengkapnya »»» Donor Darah dan Pengobatan Gratis

Shindong dan Sungmin Super Junior Donor Darah

Diposting oleh 100quarantee on Sabtu, 25 Februari 2012


Dua personil , dan , baru saja memberi contoh yang baik untuk para fans. Keduanya baru mendonorkan darah mereka. Foto usai donor darah itu kemudian diunggah di situs Me2day Shindong.

"Sebagai duta donor darah, kami menyarankannya (juga) kepada kalian!" tweet Shindong. "Sumbangkan darah kalian, hehe."

Di foto itu, Shindong dan Sungmin kompak memakai baju warna merah. Ada juga gambar palang merah di pipi mereka, menunjukkan bahwa keduanya baru saja donor. Super Junior memang menjadi duta donor darah sejak dua tahun lalu.

"Wow, kalian melakukannya, jadi aku juga harus donor darah," komentar seorang fans. "Aku baru saja donor darah hari ini, oppa," komentar fans lainnya. (wk/dn)

Wowkeren | kaskus | kompas | detik | okezone | SNSD Movement
Baca Selengkapnya »»» Shindong dan Sungmin Super Junior Donor Darah

PLN Sukabumi Gelar Donor

Diposting oleh 100quarantee on Jumat, 24 Februari 2012


Kesadaran masyarakat dalam mendonorkan darah secara sukarela masih relatif rendah, seiring minimnya persediaan darah di unit transfusi darah (UTD) di Kota Sukabumi. Guna memenuhi kebutuhan darah di Kota Sukabumi, terpaksa harus disuplai dari beberapa daerah tetangga di Jawa Barat.

Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., ketika ditemui "GM", Jumat (24/2), usai mendonorkan diri dalam kegiatan bakti sosial donor darah yang diselenggarakan PLN Area Pelayanan Sukabumi dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-97 Kota Sukabumi.

Menurutnya, semua pihak harus mampu mendongkrak motivasi masyarakat agar dapat secara rutin mendonorkan darahnya dengan sukarela. Pasalnya, sampai saat ini pendonor darah aktif khususnya di Kota Sukabumi, belum sesuai dengan harapan. Terbukti saat ini masih sering terjadi krisis darah segar yang disediakan UPT transfusi darah.

"Untuk itu, kita harus berusaha keras bagaimana mendorong masyarakat agar tersentuh hatinya melakukan kegiatan sukarela dengan cara mendonorkan darahnya secara rutin," ujar Mulyono.

Sebetulnya masih banyak potensi guna mendongkrak pendonor darah, selain elemen pelajar, mahasiswa, TNI, Polri, PNS juga karyawan perusahaan swasta lainya serta unsur elemen lainnya. Hanya saja, katanya, perlu ada sosialisasi secara proaktif oleh pihak-pihak terkait. "Nantinya diharapkan akan mampu mendorong masyarakat mendonorkan darah secara sukarela," ungkapnya.

Ketika ditanya mengenai kebutuhan darah segar di Kota Sukabumi, Mulyono mengungkapkan, sejauh ini kebutuhan darah segar di setiap rumah sakit khususnya di RSUD Syamsudin relatif cukup tinggi. Demikian pula di rumah sakit swasta tersebar di Kota Sukabumi. Hingga saat ini, kebutuhan paling tinggi untuk menunjang medis persalinan. "Namun kenyataannya sampai sekarang masih sering terjadi kasus kesulitan memperoleh darah segar di UTD, " katanya.

klikgakamedia | detik | kaskus | kompas | okezone | SNSD Movement
Baca Selengkapnya »»» PLN Sukabumi Gelar Donor

Kiat PMI Jogja Ajak Anak-Anak Muda Donorkan Darah Hari Gini Gak Donor, Gak Gaul Lu

Diposting oleh 100quarantee


MENDONORKAN darah di waktu muda merupakan waktu yang tepat. Sebab, darah di usia muda memiliki kekentalan yang pas. Selain itu, pendonor juga bisa menyumbangkan darahnya dalam waktu yang lama.

’’Kegiatan donor darah harus menjadi bagian dari sebuah gaya hidup, terutama bagi kaum muda di Jogja,’’ kata Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) cabang DIJ Herry Zudianto di sela kegiatan donor darah di SMA 3 Jogjakarta kemarin (19/2). Menurut Herry, diperlukan sosialisasi secara terus-menerus pada anak muda tentang manfaat donor darah. Ini, karena tingkat partisipasi anak muda untuk mendonorkan darah mereka masih rendah. Untuk sosialisasi itu, harus dalam bentuk promosi dengan bahasa dan gaya anak muda.

’’Kalau kita berpromosi dengan cara lama belum tentu mereka tertarik. Tetapi jika kita bisa menjadi bagian dari mereka akan lebih mudah mengajaknya,’’ tambah mantan wali kota Jogja itu.

Anak muda saat ini, sambung Herry, jauh lebih terbuka dan rasional dalam menyaring informasi. Anak muda paling mudah didekati melalui cara-cara yang familier dengan dunia mereka. Herry mencontohkannya ketika masa berpacaran.

’’Kamu tanya pacarmu sudah donor darah belum? Jika sudah, berarti dia pasangan yang mau berkorban. Dia mau mengorbankan darahnya, apalagi mengorbankan dirinya untuk cinta,’’ kata Herry yang disambut tawa para peserta donor darah.

Selain itu jika sudah donor darah, berarti dirinya sehat dan terhindar dari penyakit. ’’Kalau sudah donor darah berarti pacarmu itu steril dari penyakit AIDS, hepatitis atau sifilis. Berarti dia sehat,’’ lanjut Herry yang kembali disambut tawa.

Setiap hendak donor darah memang akan dicek kesehatannya. ’’Kan lumayan sekalian untuk cek kesehatan gratis,’’ tambah Herry. Setelah menjadi pendonor, badan juga akan merasa lebih segar. Itu karena darah baru. Selain itu, kekentalan darah juga terjaga.

Batas minimal pendonor adalah 17 tahun. Pendonor akan dicek tensi dan hemoglobin (HB) darahnya. Juga tidak mengidap penyakit AIDS, sifilis, dan hepatitis. Setelah mendonorkan darahnya, pendonor baru bisa mendonorkan lagi tiga bulan ke depan. Itu, supaya tubuh sudah kembali memproduksi darah.

Herry juga menambahkan, saat paling baik menjadi pendonor adalah saat muda. ’’Kita memerlukan donor-donor yang lebih muda. Alasan pertama adalah para kaum muda biasanya lebih sehat dan mereka dapat menjadi donor dalam masa yang lebih lama,’’ terangnya.

Karena itu dengan mengampanyekan donor darah sebagai gaya hidup, diharapkan anak muda bisa berpartisipasi aktif. Saat ini DIJ bisa dikatakan masih kekuranagan darah. Masih banyak permintaan darah ke PMI yang belum bisa dilayani.

’’Target saya setahun itu bisa 70 ribu kantong darah, jumlah itu baru aman. Saat ini masih sekitar 43 ribu kantong per tahun,’’ jelasnya. Kebanyakam permintaan dari rumah sakit untuk korban kecelakaan, operasi maupun melahirkan.

Sementara itu Ketua Panitia Donor Darah SMA 3 Jogjakarta Ghaneswari Yugamaris mengatakan, kegiatan ini sekaligus memperingati lustrum ke-14 SMA 3 Jogjakarta. ’’Donor darah ini sudah rutin diadakan setiap tahun, juga mengajak anak muda menjadi pendonor darah,’’ ujarnya.

Selain donor darah, diadakan pula kegiatan talkshow Bold Donor Motivation dan pemilihan donor ambasador. Siswi kelas 11 ini menilai, partisipasi anak muda untuk menjadi pendonor tinggi. ’’Target 300 kantong sepertinya sudah tercapai,’’ kata dia.

Ghaneswari kemarin yang tidak ikut mendonor karena baru berusia 16 tahun itu. Tetapi, dia bertekad akan menjadi pendonor darah kelak karena sudah mengetahui keuntungan menjadi pendonor.

Dia juga akan mengajak teman-temanya menjadi pendonor. ’’Seperti yang dikatakan Pak Herry, hari gini gak donor darah, gak gaul deh lu,’’ katanya. (*/abd)

radarjogja | kaskus | kompas | detik | okezone | SNSD Movement
Baca Selengkapnya »»» Kiat PMI Jogja Ajak Anak-Anak Muda Donorkan Darah Hari Gini Gak Donor, Gak Gaul Lu

Kodim 0612/Tasikmalaya dan Tionghoa Serahkan Bibit Pohon dan Adakan Acara Donor Darah

Diposting oleh 100quarantee

TASIKMALAYA, (PRLM),-Kodim 0612/Tasikmalaya bersama Paguyuban Tionghoa menyerahkan bibit pohon jati kepada kepada warga Tasikmalaya pada acara bhakti sosial di lapang Makodim setempat, Selasa (14/20.

Menurut Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol inf Muhamad Muchidin, selain memberikan bibit pohon, juga memberikan sebanyak 400 paket sembilan bahan pokok sehari-hari (sembako), dan donor darah, serta peragaan Barongsay.

"Kegiatan bakti sosial itu diselenggarakan di lapang Makodim, agar warga bisa lebih mengenal Kodim 0612/Tasikmalaya sebagai satuan kewilayahan yang peduli dengan masyarakat sekitar, bagi mereka yang membutuhkan bantuan," katanya, sambil menambahkan pada kegiatan donor darah itu diperoleh 201 labu darah dari 300 peserta.

Sedangkan bibit pohon yang diserahkan sekitar 7.000 bibit pohon untuk disebarkan di wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Dari sejumlah itu sekitar 2.000 bibit pohon di antaranya sudah diserahkan langsung kepada warga.

Menurut Ketua Pengurus Paguyuban Tionghoa Tasikmalaya, Chandra Cahyadi, penyerahan bibit tanaman, pembagian sembako, dan donor darah itu sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat, yang memerlukan bantuan dan hal itu merupakan wujud nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat. (A-14/A-107)

pikiranrakyat
| kaskus | kompas | detik | okezone | SNSD Movement
Baca Selengkapnya »»» Kodim 0612/Tasikmalaya dan Tionghoa Serahkan Bibit Pohon dan Adakan Acara Donor Darah

Wartawan Banten Gelar Bakti Sosial

Diposting oleh 100quarantee


Metrotvnews.com, Serang: Kelompok kerja wartawan yang tergabung dalam media cetak dan elektronika di Provinsi Banten, menggelar bakti sosial dengan menyelenggarakan sunatan massal dan donor darah yang terpusat di Mesjid Al-Bantani Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).

"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian para wartawan yang sehari-hari meliput di lingkungan Pemerintahan Provinsi Banten," kata Ketua Kelompok Kerja Wartawan Harian dan Elektronika Provinsi Banten, Adam Adhariyudin, Jumat (24/2).

Ia menyebutkan, jumlah peserta anak yang disunat tercatat 70 orang dan melibatkan sebanyak 12 tenaga dokter.

Pelaksanaan sunatan massal berjalan lancar dan tidak ada hambatan. Semua anak yang disunat mendapat bantuan berupa peralatan sekolah, paket sembako dan uang. Selain itu juga diselenggarakan donor darah untuk membantu pasien rumah sakit.

Saat ini, kata Adam, Unit Donor Darah-Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Provinsi Banten seringkali kekurangan darah. Dengan kegiatan ini, kata dia, diharapkan bisa memenuhi pasokan darah untuk pasien rumah sakit.

Apalagi, saat ini banyak permintaan darah sehubungan musim hujan.

Biasanya, musim hujan itu banyak warga yang terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD) juga gigitan ular berbisa.

Mereka para pedonor, selain wartawan juga pegawai negeri sipil (PNS) yang ada di lingkungan KP3B.

"Kami rutin setiap tahun menggelar bakti sosial untuk membantu masyarakat," katanya.

Pelaksanaan bakti sosial itu, kata Adam, bekerja sama dengan Ikatan Jurnalis Televisi (IJTI), sekaligus memperingati rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) ke-27 Ketua IJTI Banten Wibowo Sangkala mengaku kegiatan sunatan masal dan donor darah tersebut sebagai bentuk perhatian para wartawan kepada masyarakat sesuai tema HPN 2012 yakni 'Pers Untuk Solidaritas'.

"Jika melihat tugas dan fungsi wartawan selama ini, kegiatan ini hanyalah bagian kecil dari kepedulian wartawan kepada masyarakat. Kami juga berharap bentuk kegiatan sosial lainnya bisa secara rutin dilaksanakan," katanya.(Ant/RIZ)

metrotv | kaskus | kompas | detik | okezone | SNSD Movement
Baca Selengkapnya »»» Wartawan Banten Gelar Bakti Sosial